Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
USD/JPY terkonsolidasi karena risiko intervensi menahan data AS yang kuat

USD/JPY terkonsolidasi karena risiko intervensi menahan data AS yang kuat

101 finance101 finance2026/01/15 16:10
Tampilkan aslinya
Oleh:101 finance

Yen Jepang (JPY) bergerak stagnan terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, karena USD/JPY tidak menunjukkan pembelian lanjutan yang kuat di tengah risiko intervensi yang masih membayangi akibat pelemahan Yen yang berlebihan.

Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan di sekitar 158,50, nyaris tidak berubah sepanjang hari, tetap berada di dekat level tertingginya sejak Juli 2024.

Sementara itu, US Dollar Index (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 99,41, level tertingginya sejak 3 Desember, karena data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve (Fed) dapat tetap bersabar untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut, meskipun pasar masih memperkirakan dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini.

Data yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa Weekly Initial Jobless Claims turun menjadi 198.000 pada minggu yang berakhir 10 Januari, di bawah ekspektasi pasar sebesar 215.000. Angka minggu sebelumnya direvisi turun menjadi 207.000 dari 208.000.

Sementara itu, rata-rata pergerakan empat minggu dari Initial Claims turun menjadi 205.000 dari revisi turun sebesar 211.500.

Data manufaktur regional juga membaik, dengan indeks Empire State naik ke wilayah positif di 7,7 dari -3,7, sementara survei Philadelphia Fed naik menjadi 12,6 dari -8,8.

Dukungan tambahan datang dari pernyataan hati-hati oleh pejabat Fed. Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan ia masih memperkirakan Fed akan memangkas suku bunga tahun ini namun menekankan bahwa data yang masuk perlu mengonfirmasi proyeksi tersebut, seraya menambahkan bahwa suku bunga "masih bisa turun cukup banyak" hanya jika ada bukti kuat bahwa inflasi mulai menurun.

Secara terpisah, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan Fed perlu tetap menjaga kebijakan yang ketat karena inflasi masih terlalu tinggi, seraya menambahkan bahwa tekanan harga dapat berlanjut hingga 2026 meski ia memperkirakan pertumbuhan tetap di atas 2%.

Di Jepang, ketidakpastian politik terus membebani sentimen setelah laporan bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi berencana membubarkan parlemen minggu depan dan mengadakan pemilihan parlemen mendadak.

Pada saat yang sama, pasar tetap waspada bahwa pelemahan Yen yang berkelanjutan dapat mempersulit jalur kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) karena bank sentral tersebut melangkah hati-hati dengan normalisasi kebijakan.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa

Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.

华尔街见闻2026/08/17 13:56

Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.

Menurut laporan, Meta dan BlackRock menginvestasikan 14 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Texas namun menghadapi risiko asuransi.

智通财经2026/08/17 13:46
Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.