Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Apple fokus pada AI dengan memangkas lebih dari 200 posisi terkait Siri dan Vision Pro

Apple fokus pada AI dengan memangkas lebih dari 200 posisi terkait Siri dan Vision Pro

华尔街见闻华尔街见闻2026/08/22 03:21
Tampilkan aslinya

Apple melakukan pemutusan hubungan kerja yang melibatkan sekitar 100 posisi terkait Vision Pro dan sekitar 100 posisi pada tim Siri serta engineering perangkat lunak. Untuk Vision Pro, tim game hampir dibubarkan dan departemen video imersif mengalami pengurangan staf, karena biaya produksi yang tinggi dan jumlah pengguna yang terbatas membuat operasional tidak dapat dipertahankan. Untuk Siri, pemutusan kerja terjadi akibat pergantian total pada arsitektur teknologi, di mana Siri versi baru akan dibangun kembali dengan fondasi baru, yang mendorong restrukturisasi talenta di dalam tim.

Apple sedang melakukan restrukturisasi besar-besaran pada tim internalnya, memangkas lebih dari 200 posisi di tim Siri, Vision Pro, serta tim pengembangan perangkat lunak AI terkait—menandai percepatan perusahaan teknologi tersebut dalam meninggalkan sebagian fokus strategis sebelumnya.

Pada 21 Agustus, menurut Bloomberg, pemutusan hubungan kerja kali ini melibatkan sekitar 100 posisi terkait Vision Pro dan sekitar 100 posisi lain dari tim pengembangan Siri serta perangkat lunak.

Pihak Apple telah mengonfirmasi perubahan ini, menyatakan bahwa mereka sedang "menyesuaikan arah bisnis untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna", serta menambahkan bahwa penyesuaian ini akan menghapus beberapa posisi yang ada sekaligus menciptakan peran baru.

Restrukturisasi ini berdampak langsung pada formasi tim Apple di dua lini produk—mixed reality dan asisten suara—yang mencerminkan tekanan mendesak untuk mengejar ketertinggalan di bidang AI.

Bagi para investor Apple, langkah ini berarti Vision Pro tidak akan mendapatkan alokasi sumber daya yang signifikan dalam waktu dekat, sementara pembaruan arsitektur teknologi Siri bisa menjadi variabel kunci dalam daya saing produk masa depan.

Tim Vision Pro Dikecilkan Besar-besaran, Bisnis Game & Video Imersif Jadi Sasaran Utama

Menurut Bloomberg yang mengutip sumber, Apple hampir sepenuhnya membubarkan tim khusus yang menangani fitur game pada Vision Pro dan mengurangi signifikan departemen yang bertanggung jawab untuk produksi konten video imersif di perangkat tersebut.

Video imersif telah menjadi salah satu fitur penjualan utama Vision Pro sejak diluncurkan pada Februari 2024, namun tingginya biaya produksi telah membebani lini bisnis ini.

Setiap video 3D membutuhkan koordinasi banyak karyawan Apple dan kontraktor, dimana satu episode seri video imersif biayanya bisa mencapai beberapa juta dolar AS. Mengingat pengguna aktif Vision Pro masih terbatas, struktur biaya ini menjadi sulit dipertahankan.

Apple telah memberitahukan kepada karyawannya bahwa perubahan ini bertujuan mengalihkan alokasi sumber daya berdasarkan perilaku nyata pengguna, serta mengarahkan lebih banyak investasi ke produk masa depan lainnya. Perusahaan juga menegaskan tidak sepenuhnya meninggalkan video imersif—mereka justru akan membuat lebih sedikit konten secara mandiri, sekaligus mendorong pengembang pihak ketiga berkontribusi untuk perangkat tersebut.

Dari sisi pasar, harga tinggi Vision Pro di angka USD 3.699 serta pengalaman penggunaan yang cukup berat membuat perangkat ini sulit menarik konsumen secara luas, begitu juga penetrasi di ranah game yang masih terbatas.

Berdasarkan laporan Wallstreetcn sebelumnya, Apple telah menunda rencana pembaruan headset dan kini memilih untuk memprioritaskan pengembangan produk kacamata pintar AI yang mirip dengan produk Meta. Generasi berikutnya dari Vision Pro kemungkinan baru akan dirilis paling cepat akhir 2028.

Restrukturisasi Siri Semakin Dekat, Model Teknologi Baru Mendorong Perubahan Susunan Tim

Perubahan posisi di tim Siri berkaitan langsung dengan akan dirilisnya asisten cerdas berbasis AI versi baru.

Menurut laporan Bloomberg, Siri versi terbaru ini dibangun di atas arsitektur teknologi yang sepenuhnya baru—peralihan mendasar yang menuntut keahlian berbeda, sehingga Apple memangkas beberapa posisi yang tidak relevan, mendistribusikan ulang sumber daya, serta membuka peran-peran baru guna mendukung Siri versi upgrade.

Yang ikut terdampak adalah tim Intelligent Systems Experience—bagian dari divisi pengembangan perangkat lunak Apple yang menangani sebagian fungsi AI di perangkat.

Pihak Apple mengungkapkan bahwa semakin banyak tim internal yang memasukkan fitur AI ke aplikasi, fitur, dan layanan, sehingga perusahaan melakukan penataan ulang tim agar sesuai prioritas dan mempercepat pengembangan. Restrukturisasi kali ini akan menghapus beberapa posisi lama sekaligus membuka posisi baru.

Pemutusan hubungan kerja ini terjadi saat Apple menghadapi sejumlah tantangan berat. Di satu sisi, perusahaan harus mempercepat langkah mengejar ketertinggalan di bidang AI. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur AI telah menyebabkan kekurangan memori dan membuat biaya produksi produk unggulan menjadi lebih tinggi.

Pada musim panas tahun ini, Apple telah menaikkan harga Mac dan iPad serta meluncurkan skema sewa untuk lini produk hardware utama dalam upaya menjaga tekanan biaya sambil memperluas basis pelanggan.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!