Media luar: Analis mengatakan CLARITY Act dapat mendorong XRP
Menurut laporan media asing, XRP minggu ini sempat turun di bawah 1 dolar AS, namun segera kembali menembus level tersebut. Analis pasar Gareth Soloway menilai, gerakan pemulihan cepat di angka psikologis utama ini dapat menandakan aksi jual jangka pendek akan segera berakhir, dan membuat pasar kembali fokus pada perkembangan pembahasan RUU CLARITY di Kongres Amerika Serikat.
Turun di bawah 1 dolar AS lalu segera pulih
Soloway menyebutkan, 1 dolar AS adalah level psikologis yang sangat diperhatikan para trader. Setelah harga menembus level tersebut meski hanya sesaat, biasanya akan memicu eksekusi stop-loss yang ditempatkan di sekitar area tersebut dan memunculkan aksi jual secara pasif.
Namun, menurutnya yang lebih penting bukanlah penembusan itu sendiri, melainkan kecepatan rebound. Menurut penjelasannya, XRP hampir langsung kembali di atas 1 dolar AS setelah sempat jatuh, pola seperti ini dalam analisis teknikal sering menjadi sinyal bahwa harga sudah mendekati titik terendah dalam jangka pendek, menunjukkan adanya pembeli di level bawah.
Perhatikan support 0,96 hingga 0,97 dolar AS
Analis ini juga menyebutkan bahwa formasi wedge jangka panjang pada XRP sebelumnya telah berhasil ditembus ke atas, namun setelah itu harga belum terlihat menguat dan justru mengalami sedikit penurunan.
Menurutnya, hal ini tidak selalu berarti tren menjadi memburuk. Saat ini area 0,96 hingga 0,97 dolar AS mulai membentuk support yang cukup kuat, jika minat beli terus muncul di kisaran ini, struktur jangka pendek XRP masih bisa bertahan. Berdasarkan penilaian tersebut, ia menyatakan dirinya masih bullish terhadap XRP.
- Level psikologis utama: 1 dolar AS
- Zona support yang diamati: 0,96 hingga 0,97 dolar AS
- Zona target awal di atas: 1,50 hingga 1,55 dolar AS
Kemajuan RUU jadi sorotan pasar
Artikel ini menyatakan, variabel yang saat ini mendapat perhatian lebih besar adalah apakah RUU CLARITY bisa disahkan oleh Kongres sekitar bulan September atau Oktober. Soloway mengatakan, secara pribadi ia masih menyimpan beberapa keraguan, namun tim risetnya cenderung menilai peluang lolosnya RUU tersebut cukup besar.
Berdasarkan perkiraannya, jika RUU itu lolos, XRP bisa naik 50% hingga 100%. Target kenaikan awal yang ia sebutkan berada di kisaran 1,50 sampai 1,55 dolar AS. Level ini sebelumnya sudah beberapa kali menjadi resistance, bahkan XRP pernah tiga kali menyentuh area itu lalu berbalik turun.
Jika harga bisa menembus zona ini dengan kuat, tren kemungkinan bisa berlanjut naik; jika kembali tertahan, XRP mungkin akan masuk fase konsolidasi sebelum menunggu peluang kenaikan berikutnya.
Informasi tambahan: Artikel juga menyebutkan, masih ada perbedaan pendapat terkait klausul etika dalam RUU tersebut. Perkembangan negosiasi hingga awal September akan menjadi fokus pasar dalam menilai prospek RUU ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP
NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.

Media asing: Ekosistem Canton terus berkembang saat CC melemah

