Trump Menyatakan AS Tidak Akan Meninggalkan Selat Hormuz
Pada 2 Mei, Presiden AS Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat untuk saat ini "tidak akan meninggalkan" Selat Hormuz. Ia membela tindakan blokade AS dan menggambarkannya sebagai "sangat kuat." Trump mengklaim bahwa langkah-langkah blokade tersebut efektif dan menegaskan bahwa setelah perang berakhir, harga energi akan turun secara signifikan. "Setelah perang ini berakhir, harga minyak, gas, dan segala sesuatu akan anjlok," katanya. Ia juga memuji pasar saham AS yang mencapai rekor tertinggi dan mencatat bahwa proyek-proyek selama masa pemerintahannya diselesaikan "tepat waktu" dan "sesuai anggaran." (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

NexGen Energy (NXE.US) naik lebih dari 7%: Rook I memulai pembangunan senilai 2.2 billion CAD, komunikasi “sering” dengan BHP memicu spekulasi masuknya BHP
NexGen Energy secara rutin berkomunikasi dan berbagi informasi terkait proyek tambang uranium Rook I yang berlokasi di Saskatchewan, Kanada dengan perusahaan pertambangan global besar, BHP.

Media asing: Ekosistem Canton terus berkembang saat CC melemah

